Arus listrik

Posted by Fariedh Budiman On Sunday, February 20, 2011 0 comments
Arus listrik yang saya ketahui ada dua macam yaitu arus listrik AC dan arus listrik DC. AC (alternating current) lebih dikenal dengan arus listrik bolak-balik, arus listrik dengan besar dan arah arus selalu berubah-ubah secara bolak-balik.Arus tersebut mengalir dari potensial tinggi (+) ke potensial rendah (-) kemudian dari potensial rendah (-) balik kembali ke potensial tinggi (+). Arus AC mengalir dalam 1 detik bisa sampai 50 hingga 60 kali.
Lambang atau simbol AC berbentuk sinusoidal. Arus AC lebih banyak kita kenal adalah arus listrik yang sering dipergunakan dirumah, gedung, kantor atau lebih dikenal dengan PLN pada umumnya berkisar antara 110V hingga 220V dengan frequensi 50Hz.

Berikutnya adalah arus listrik DC (direct current) lebih dikenal dengan nama arus listrik searah. Arus ini bernilai konstan dan mengalir dari potensial tinggi (+) ke potensial rendah (-). Nilai arus searah (DC) yang banyak digunakan mulai dari 1.5Volt sampai dengan 24Volt. Arus DC ini biasa digunakan pada battery, adaptor, dinamo searah dan aki. Arus DC lebih banyak dipergunakan untuk keperluan perangkat elektronik seperti radio, tape, cd, mini amp, fuzz, speaker yang membutuhkan tenaga supply arus yang kecil. Sedangkan arus AC lebih banyak dipergunakan untuk peralatan yang membutuhkan tenaga listrik besar seperti TV, kipas angin, kulkas, amplifier, hairdryer, mesin cuci dll.

0 comments: